HARI BAHAGIA, MERAYAKAN PESTA ULANG TAHUN BERUJUNG TRAGIS

HARI BAHAGIA, MERAYAKAN PESTA ULANG TAHUN BERUJUNG TRAGIS

Seorang selebgram yang bernama Yekaterina merayakan pesta ulang tahun, tetapi berakhir dengan tragis. Karena menelan korban jiwa sebanyak tiga orang di dalam kolam renang yang berisikan Es kering.

Tragedi itu menewaskan suami dari selebgram itu sendiri akibat dari insiden tersebut. Kronologi dari tragedi yang mengenaskan itu berawal saat Yekaterina Didenko merayakan ulang tahunnya yang menginjak umur 29 tahun bersama dengan teman – temannya dan keluarga di kompleks kolam renang.

Untuk meberikan efek visual dan merayu para tamu, 25 kg es kering di masukkan kedalam kolam renang. Tetapi saat sudah masuk ke dalam kolam renang, orang – orang langsung tersedak dan pingsan. Banyak orang – orang yang terluka dan tiga orang tewas. Dari ke tiga korban yang tewas itu adalah suami dari Yekaterina.

Yekaterina adalah seorang ibu yang memiliki dua anak, dan mengunggah video yang mengharukan dimana putri dari Yekaterina menanyakan “ di mana Ayah” di Instagram Story nya.

Di sebuah video juga dia mengumumkan kematian suami nya.

Mengapa bisa es kering menjadi penyebab kematian di hari bahagia perempuan selebgram itu?

Di kutip dari India Tody, bahwa es kering memiliki kandungan karbon dioksida beku dan menghasilkan uap berat yang dimana pada saat dimasuk kan ke dalam air, uap akan meningkatkan tingkat karbon dioksida dalam darah ketika dilepas kan di area yang tidak memiliki udara atau ventilasi.

Atas insiden yang sudah terjadi, juru bicara Komite Invetigasi dari Rusia bernama Yulia Ivanova, berbicara bahwa beberapa orang terluka, tetapi masih belum diketahui berapa banyak.

Yekaterina adalah seorang apoteker yang sudah terkualifikasi. Di Instagram dia memiliki 1,5 juta pengikut. Di dalam akun Instagram milik nya, dia sering memberika tips dan trick tentang bagaimana cara untuk menghemat uang pada produk farmasi.

Lalu, ada juga cerita perayaan ulang tahun yang berujung maut berasal dari China. Pesta ulang tahunnya di batalkan karena pandemi COVID – 19, sehingga pria ini menjadi kesal dan mengancam akan membakar diri nya sendiri. Virus corona yang memang berasal dari kota Wuhan, membuat China menjadi inti dari permasalahan masyarakat dunia.

Dampak dari pandemi COVID – 19 ini membuat beberapa pesta ulang tahun di bubarkan. Hal ini membuat seorang pria menjadi kesal dan mengancam untuk membakar dirinya sendiri. Pria ini berniat untuk membakar diri nya sendiri, saat apparat kepolisian membubarkan perayaan ulang tahun nya di tengah pandemi COVID – 19.

Pria itu sudang menyiramkan bensin ke seluruh tubuh nya, pria yang diketahui memiliki magra Wang, mengikatkan kembang api pinggang nya.

Tragedi ini berawal saat Wang, dan seorang warga di Chongqing yang memiliki sebuah rencana untuk merayakan pesta ulang tahun, dan akan menggelar jamua makanan untuk melengkapi pesta ulang tahunnya. Dia sudah memesan meja untuk perlengkapan perayaan ulang tahunnya dari bulan Januari. Ternyata, acara itu bertepatan dengan pandemi COVID – 19 yang meningkat. Membuat apparat kepolisian harus melakukan tindakan dan meminta pria berusia 59 tahun ini untuk membatalakn pesta nya.

Peringatan yang di berikan ini merupakan usaha dari China agar penyebaran virus corona yang berasal dari pasar seafood huana di wuhan tidak lebih menjadi – jadi.

Beijing pun memberikan arahan agar masyarakat tidak berkerumun dalam jumlah yang besar. Dampak nya pun perayanan tahuan imlek di batalkan.