PERNYATAAN DARI PEMERINTAH AS TENTANG “KAMI TIDAK AKAN KENDALIKAN PANDEMI COVID – 19” MENGAPA?

Sudah bukan menjadi hal yang biasa dan kecil lagi, bahwa ternyata virus ini sudah menjadi masalah dunia. Iya betul masalah dunia, yang di mana sudah terbukti bahwa virus ini menyebar dengan sangat cepat. Seperti kekuatan cahaya dan angin saja, dalam hitungan hari sudah sampai menyebar ke berbagai penjuru dunia. Salah satunya adalah Amerika Serikat, yang dimana surganya para aktris dan aktor yang tinggal disana. Sekarang sudah tidak merasakan kenyamanan dan keamanan untuk melakukan aktivitas di luar ruangan. Selain itu konser – konser yang akan diberlakukan disana menjadi banyak yang diundur, karena adanya pandemi. Sebab benar – benar tidak mungkin konser tersebut akan diadakan, karena akan banyak sekali mengundang masa yang di mana itu menjadi faktor dan akar dari tersambungnya rantai corona.

Untuk konser – konser seperti itu banyak dialihkan menjadi konser online, yang dimana bisa dinikmati dengan menggunakan aplikasi seperti Zoom atau aplikasi lainnya yang bisa menunjang untuk bisa melakukan konser online. Tentu ini membuat banyak pihak menjadi rindu dengan suasana dan kesan yang diberikan dari konser, entah itu dari para penggemar dan juga dari sisi musisi yang merasakannya. Tetapi mau bagaimana lagi, keadaan seperti ini tidak ada yang mengetahui kapan datangnya dan akan terjadi seperti ini.

Disisi lain Mark Meadows selaku Kepala Staf dari Gedung Putih yang memberikan pernyataan, kalau pemerintah Amerika Serikat tidak akan mengatasi pandemi virus corona yang tengah terjadi ini dan tentunya semakin menjadi – jadi ini dengan cepat. Mereka melakukan hal seperti ini karena faktror mitigasi yang benar, berupa vaksin serta terapi yang disimpan pada urutan pertama.

Pernyataan yang dikemukakan oleh Meadows ini, memberikan rasa kekhawatiran kepada para tenaga medis. Kekhawatiran mereka ini mengacu kepada penyebaran dari virus corona yang sangat cepat dan bahkan ada orang positif terkena virus corona tetapi tidak memiliki gejala atau menampakan tanda – tandanya. Inilah yang ditakutkan oleh para medis, bisa penangananya semakin lama dan lambat membuat penyebarannya semakin luas dan korban jiwa tidak bisa terelakan.

Ketakutan dan kekhawatiran para medis didukung dengan angka juga grafik yang ditunjukan, bahwa masyarakat yang terkena dari dampak ini selalu meningkat. Malah Amerika Serikat menjadi negara yang mencetak rekor kasus tertinggi disetiap harinya.

Sesudah fakta – fakta dan angka yang sudah ditunjukan ini tidak membuat pemimpin dari negara AS ini mengambil langkah yang cepat. Justru malah memberikan contoh dan respon yang tidak seharusnya dilakukan dikala situasi pandemi seperti ini, dia mengabaikan hal – hal yang menjadi protokol kesehatan yaitu menggunakan masker serta jaga jarak. Yang dimana ini sudah menjadi aturan yang bisa memperlambat rantai virus corona ini. Negara mana pun sudah menggunakan langkah – langkah ini, karena memang langkah inilah yang bisa dilakukan.

Selain itu Trump sudah berencana akan menggelar aksi kampanye, mengundang banyak masa dan tidak akan memberlakukan jaga jarak. Aksinya ini akan dilakukan dalam waktu seminggu, sebelum nanti datangnya hari pemilihan dari presiden AS.

Tugas dari pemerintah itu seharusnya melindungi rakyatnya, tetapi dengan transparan dia melupakan itu dan lebih memetingkan kepentingan politiknya. Justru apa yang sudah dilakukannya ini dan apa yang akan dilakukannya ini memberikan suara jelas kepada masyarakat, bahwa dia tidak mencerminkan sebagai pemimpin yang baik dan benar.

BENCANA ALAM YANG SUDAH MENIMPA NEGARA VIETNAM, MEMAKAN KORBAN JIWA

Siapa yang bisa memprediksi dan menyangka kapan dan dimana bencana alam itu akan terjadi. Manusia hanya bisa memprediksinya saja, tanpa mengetahui dengan pasti kapan itu semua akan terjadi. Salah satunya yang menimpa negara Vietnam, menjadi pukulan tersendiri yang dirasakan untuk masyarakat Vietnam setelah terjadinya bencana alam yang menimpa mereka. Bencana alam yang sudah terjadi adalah banji dan juga tanah longsor. Tetapi saat ini akan membahas terlebih dahulu tentang bencana alam banjir yang sudah terjadi, dan menelan kurang lebih 100 jiwa. Selain itu kerugian yang didapatkan pun tidak sedikit, karena banyaknya rumah – rumah yang mencapai ribuan terendam oleh air banjir yang merupakan bencana banjir terparah yang menimpa Vietnam dalam beberapa tahun terakhir ini. Kembali lagi bahwa manusia hanya bisa memperkirakan, seperti ahli cuaca yang bisa memperkirakan kapan datangnya hujan atau pun badai tetapi tidak bisa memastikan kapan tepat datangnya dan seperti apa tepatnya hujan dan banjir itu akan datang. Tetapi sudah disebarkan bahwa masyarakat harus lebih waspada lagi mulai sekarang, sebab akan hadir cuaca yang lebih buruk dari sebelum. Informasi ini disebarkan oleh pihak yang berwenang.

Tentunya pemerintah tidak tinggal diam dengan apa yang sudah terjadi kepada negaranya tersebut. Mengerahkan pasukan dan juga tim medis untuk bisa membantu masyarakat yang terkena dampakntya, juga mencari orang – orang yang hilang. Karena terdapa 22 orang yang masih dalam pencarian, selain itu untuk korban jiwa masih terus terjadi peningkatan dari minggu ke minggu yang sekarang sudah mencapai 111 jiwa.

“Banjir yang menghancurkan ini adalah yang terburuk yang pernah kami lihat dalam beberapa dekade,” * tutur Presiden Palang Merah Vietna bernama Nguyen Thi Xuan Thu.

Tentunya banjir yang besar ini dan sudah dikatakan sebelumnya ini menjadi banjir yang parah meland Vietnam di dekade terakhir ini. Banjir yang sudah menelan korban jiwa ini sekaligus memberikan kerugian dalam sektor perkebunan dan juga perternakan. Tanaman pangan yang terendam dan sudah pasti hancur ini memakan 7.200 hektar, selain itu hewan – hewan ternak seperti unggah, sapi yang sudah hanyut terbawa oleh banjir yang sangat besar dan parah ini memakan 691.000 sapi dan juga unggas.

Selain kerugian dari sektor perternakan dan juga perkebunan, fasilitas umum yaitu jalan raya yang rusak akibat terendam oleh air dalam waktu yang lama. Memakan 161.880 meter yang tersebar di empat provinsi yang juga mengalami kerusakan pada jalan rayanya.

Para ahli yang sudah memperkirakan bahwa akan datang sebuah bencana alam yaitu badai tropis saudel yang menuju ke Vietnam, yang di mana sebelumnya sudah melanda Filipina. Dampak yang diberikan dari badai tersebut tentunya adalah banjir, yang membuat masyarakat harus diungsikan agar tidak menelan korban jiwa lagi. Memang di bulan Oktober ini menjadi bulan musim hujan bagi masyarakat Vietnam, tetapi curah hujan yang diberikan kali ini sangatlah buruk sehingga menyebabkan banjir dan memberikan kerugian pada beberapa sektor.

Banyaknya rumah – rumah yang sudah terenda tersebut dari banjir yang sangat parah membuat masyarkat mengungsi yang tentunya membutuhkan kebutuhan pokok untuk bisa bertahan hidup. Tim bencana palang merah yang melakukan kerja sama dengan otoritas lokal untuk terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban dari banjir tersebut.

BENCANA ALAM YANG SUDAH MENIMPA NEGARA VIETNAM, MEMAKAN KORBAN JIWA

Siapa yang bisa memprediksi dan menyangka kapan dan dimana bencana alam itu akan terjadi. Manusia hanya bisa memprediksinya saja, tanpa mengetahui dengan pasti kapan itu semua akan terjadi. Salah satunya yang menimpa negara Vietnam, menjadi pukulan tersendiri yang dirasakan untuk masyarakat Vietnam setelah terjadinya bencana alam yang menimpa mereka. Bencana alam yang sudah terjadi adalah banji dan juga tanah longsor. Tetapi saat ini akan membahas terlebih dahulu tentang bencana alam banjir yang sudah terjadi, dan menelan kurang lebih 100 jiwa. Selain itu kerugian yang didapatkan pun tidak sedikit, karena banyaknya rumah – rumah yang mencapai ribuan terendam oleh air banjir yang merupakan bencana banjir terparah yang menimpa Vietnam dalam beberapa tahun terakhir ini. Kembali lagi bahwa manusia hanya bisa memperkirakan, seperti ahli cuaca yang bisa memperkirakan kapan datangnya hujan atau pun badai tetapi tidak bisa memastikan kapan tepat datangnya dan seperti apa tepatnya hujan dan banjir itu akan datang. Tetapi sudah disebarkan bahwa masyarakat harus lebih waspada lagi mulai sekarang, sebab akan hadir cuaca yang lebih buruk dari sebelum. Informasi ini disebarkan oleh pihak yang berwenang.

Tentunya pemerintah tidak tinggal diam dengan apa yang sudah terjadi kepada negaranya tersebut. Mengerahkan pasukan dan juga tim medis untuk bisa membantu masyarakat yang terkena dampakntya, juga mencari orang – orang yang hilang. Karena terdapa 22 orang yang masih dalam pencarian, selain itu untuk korban jiwa masih terus terjadi peningkatan dari minggu ke minggu yang sekarang sudah mencapai 111 jiwa.

“Banjir yang menghancurkan ini adalah yang terburuk yang pernah kami lihat dalam beberapa dekade,” * tutur Presiden Palang Merah Vietna bernama Nguyen Thi Xuan Thu.

Tentunya banjir yang besar ini dan sudah dikatakan sebelumnya ini menjadi banjir yang parah meland Vietnam di dekade terakhir ini. Banjir yang sudah menelan korban jiwa ini sekaligus memberikan kerugian dalam sektor perkebunan dan juga perternakan. Tanaman pangan yang terendam dan sudah pasti hancur ini memakan 7.200 hektar, selain itu hewan – hewan ternak seperti unggah, sapi yang sudah hanyut terbawa oleh banjir yang sangat besar dan parah ini memakan 691.000 sapi dan juga unggas.

Selain kerugian dari sektor perternakan dan juga perkebunan, fasilitas umum yaitu jalan raya yang rusak akibat terendam oleh air dalam waktu yang lama. Memakan 161.880 meter yang tersebar di empat provinsi yang juga mengalami kerusakan pada jalan rayanya.

Para ahli yang sudah memperkirakan bahwa akan datang sebuah bencana alam yaitu badai tropis saudel yang menuju ke Vietnam, yang di mana sebelumnya sudah melanda Filipina. Dampak yang diberikan dari badai tersebut tentunya adalah banjir, yang membuat masyarakat harus diungsikan agar tidak menelan korban jiwa lagi. Memang di bulan Oktober ini menjadi bulan musim hujan bagi masyarakat Vietnam, tetapi curah hujan yang diberikan kali ini sangatlah buruk sehingga menyebabkan banjir dan memberikan kerugian pada beberapa sektor.

Banyaknya rumah – rumah yang sudah terenda tersebut dari banjir yang sangat parah membuat masyarkat mengungsi yang tentunya membutuhkan kebutuhan pokok untuk bisa bertahan hidup. Tim bencana palang merah yang melakukan kerja sama dengan otoritas lokal untuk terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban dari banjir tersebut.

COVID – 19 YANG KIAN KUAT SELANDIA BARU DAPAT MENGATASINYA DAN PRESIDEN AMERIKA YANG POSITIF CORONA

Sebuah virus yang berasal dari Wuhan Cina ini, sudah bukan lagi menjadi masalah untuk pemerintahan Cina. Karena Virus ini sudah menjadi masalah global, yang di mana sudah menyebar ke hampiri seluruh penjuru dunia ini. Membuatnya seperti tidak ada tempat untuk bersembunyi dari virus ini. Banyak upaya yang sudah dilakukan untuk dapat mengatasi virus corona yang kian mewabah ini dari mulai lockdown, PSBB, dan penutupan yang dilakukan pada tempat – tempat wisata dan sarana traportasi umum. Membuat orang – orang hanya dapat berdiam diri di dalam rumah, yang bekerja menjadi bekerja dari rumah saja. Semua ini dilakukan untuk dapat memutuskan rantai COVID – 19. Sudah hampir Sembilan bulan virus ini menjadi sebuah momok yang sangat menakutkan untuk negara yang terkena imbasnya. Karena memang virus ini tidak memandang bulu, mau siapapun itu mau itu petinggi atau pemimpin jika sudah terkena virus ini yasudah terkena.

Sebetulnya virus ini dapat dihadapi dan dapat diatasi, hanya saja memang vaksinnya belum dapat diedarkan secara global. Yang di mana masih menunggu vaksin tersebut diedarkan oleh Cina yang katanya pada bulan November mendatang. Ditambah lagi masyarakatnya yang memang ada saja yang bandel dan keluar rumah lalu datang ke tempat yang ramai penuh dengan orang – orang. Meskipun protokol kesehatan itu diterapkan tetapi akan ada saja yang tidak menaatinya. Sebaiknya bila memang tidak ada kepentingan yang benar – benar penting untuk dilakukan di luar rumah, lebih baik tidak pergi keluar rumah.

Tidak hanya di Indonesia saja penanganan COVID – 19 ini dilakukan. Negara – engara lain pun terus berupaya semaksimal mungkin agar dapat memusnah virus satu ini. Karena menyebabkan dampak yang sangat buruk untuk segala faktor yang berada pada suatu negara. Terutama yang terasa itu adalah pada sektor di ekonomi, yang di mana membuat segala penjualan dan juga pendapatan menjadi merosot. Hal ini sangat dirasakan oleh rakyat kecil, ketika tidak ada pandemi ini saja pendapatannya tidak seberapa. Apalagi ketika situasi seperti ini, semakin terasa saja pendapatan yang tidak ada sama sekali.

Tentunya keadaan dan situasi seperti peran dari pemerintah sangat diperlukan. Seperti di Selandia Baru yang di mana sudah melakukan ancang – ancang untuk dapat kembali seperti normal kembali. Karena sudah diberikan pernyataan bahwa Selandia Baru berhasil terlepas dari virus corona. Benar – benar pencapaian yang luar biasa dari Selandi Baru dalam menghadapi keterpurukan itu. Saat itu pasien positif corona yang berjumlah enam sudah berhasil sembuh, yang di mana sudah dapat berakhir pandemi yang terjadi di negara tersebut.

Di dalam waktu 102 hari disana tidak ada catatan kasus dari orang terinfeksi Corona. Tentunya menjadi berita gembira untuk seluruh masyarakat dari Selandia Baru yang dapat terbebas dari COVID – 19, sehingga mereka tidak harus melakukan social distancing dan menggunakan masker kemana – mana. Bila di rekap dari saat itu Selandia Baru terkena virus corona ini, tercatat ada 25 korban jiwa yang diakibat oleh virus corona ini. Sampai dengan akhirnya dapat berhasil melawan virus corona.

Presiden AS positif COVID – 19

Ketika itu dia positif terinfeksi corona, yang membuatnya tak dapat mengikuti debat virtual. Saat hari itu tiba dia mengatakan bahwa sudah merasa sehat dan mengikuti debat virtual terus bersama Joe Biden.

PELUNCURAN UJI COBA PERDANA RUDAL DARI KOREA UTARA HINGGA ARTILERI LARAS JAUH

Pelepasan perdana rudal dari Koere Utara yang dimaksudkan untuk uji coba dari dua proyektil yang tidak diketahui ini pertama kalinya pada tahun 2020. Menurut JCS atau Joint Chiefs of Staff yang mengutarakan bahwa dua proyektil yang sudah diluncurkan itu tanpa diketahui itu, merupakan rudal balistik dengan jarak tempuh yang pendek. Sebetulnya peluncuran dari rudal ini seharusnya dilakukan bersama dengan Amerika Serikat, tetapi harus tertunda karena pandemi dari COVID – 19 sehingga peluncuran ini diberlakukan selang beberapa hari dari penundaan latihan bersama itu.

Sudah lama tidak melakukan uji coba dari rudal kurang lebih 18 tahun ini, akhirnya kembali uji coba pada tahun kemarin tepatnya di bulan Mei. Ini membuat uji coba yang lainnya akan diperbanyak. Di tahun 2019 sudah melakukan peluncuran dari rudal tepatnya di bulan November yaitu roket multiper super besar. Professor Leif  Eric – Easley mengutarakan bahwa, “AS dan Korea Selatan menunda latihan mereka dan menawarkan bantuan kemanusiaan, tapi tidak mendapat reaksi positif dari rezim Kim (Jong Un) yang melihatnya kurang bermanfaat dalam memulai kembali diplomasi,” * lalu menambahkan uji coba itu terlihat kurang provokatif jika dilihat dari kemampuan yang dimiliki oleh Korea Utara.

Kim Jong Un selaku pimpinan dari kota ginseng itu menuturkan, untuk memutuskan tangguhan dari uji coba rudal jarak jauh dan juga nuklir yang sudah didiskusikan bersama dengan Amerika Serikat, sehingga sudah resmi terputus. Ucapan gertakan yang keluar dari mulut Kim adalah “Dunia akan menyaksikan senjata strategis baru dalam waktu dekat” *.

Sebelumnya sudah menerima larangan atas peluncuran rudah balistik itu dari Dewan Keamanan PBB, serta mendapat kritikan dari Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bahwa Korut sudah menembahkan rudah balisitik. Yang di mana Abe menerima ledekan dari media pemerintahan Korut bahwa Abe itu ‘bodoh’.

Jika sudah membicarakan tentang program nuklir antara Amerika Serikat dan juga Korea Utara itu belum menemukan titik terangnya. Karena sebelum sudah pernah didiskusikan dari tahun 2018, yang di mana dibicarakan di negara Singapura, tetapi diskusi antara mereka ini menjadi perdebatan. Setahun kemudian dipertemukan kembali para pimpinan AS dan juga Korea Utara ini di negara Vietnam. Namun akhirnya dari diskusi yang mereka lakukan ini memiliki durasi yang singkat, tanpa diakhiri dengan kata sepakat satu sama lainnya.

Di tahun 2019 akhir, yang di mana Korea Utara melontarkan uji coba senjata – senjata dalam skala kecil. Ini dilakukan hanya untuk memberi desakan kepada negeri paman sam untuk membuat konsesi. Tetapi tidak sesuai dengan apa yang sudah direncanakan oleh Korut, karena desakannya ini mendapatkan penolakan. Bahkan memberikan serangan balik untuk Korut agar menjauh dan pergi dari program nuklir AS.

Uji coba Artileri Laras Jauh

Dibawah pengawasan Kim Jong Un , uji coba peluncuran dari artileri jarak jauh ini. “Beliau memberi tahu para prajurit untuk tetap menanamkan ‘kehendak baja dan jiwa patriotik hebat seperti dinding baja melindungi tanah air sosialis,” *  ucap KCNA. Gagal fokus dengan tampilan yang ditunjukan oleh Kim Jong Un saat sedang mengawasi rudal yang diluncurkan, yang di mana dia mengenakan mantel berwarna hitam dengan aksesori topi dikepalanya juga terdapat bulu yang menempel khas Rusia. Berbeda dengan petinggi militer yang berada dibelakangnya, dia tidak menggunakan masker, disaat gencarnya corona yang menyebar.

INI DIA PERUBAHAN YANG DI ALAMI AFGHANISTAN SELAMA 18 TAHUN DI INVASI OLEH AS

Invasi militer merupakan sebuah aksi militer angkatan bersenjata disuatu negara, yang menguasai daerah di negara yang lain, tujuan lain nya untuk memberi perubahan pada pemeritahan yang tengah berkusa. Invasi militer yang telah dilakukan ke Afghanistan, invasi ini awal nya bermulai di tahun 2001 sudah mengubah wajah negara di Asia Tengah itu. Sesudah penyerangan teroris 9/11, Negeri Amerika Serikat yang dengan sigap membuuru Al – Qaeda hingga tempat – tempat perlindungan yang di ada oleh pemerintah Taliban pada kala itu.

18 tahun berlalu dari tragedi hal tersebut, AS dan Taliban, yang sudah menandatangani perjanjian damai. Di Doha Qatar, pada hari Sabtu (29/2/2020) perjanjian ini berisi kan tentang mengakhiri invasi AS di Afghanistan yang sudah hampir dua dekade terlampaui.

1.Perang Menghadapi Teroris

Pada tanggal 7 Oktober 2001, tidak sampai sebulan sesudah penyerangan pada tanggal 11 September yang memakan korban jiwa sebanyak 3.000 jiwa di AS, kala itu sedang berada dalam kepemimpinan presiden George W. Bush yang meluncur kan operasi “Enduring Freedom” di Afghanistan. Taliban yang adalah rezim fundamentalis di Afghanistan, yang memberikan  perlindungan kepada Osama bin Laden dan gerakan Al – Qaeda yang melakukan serangan 9/11.

Yang di mana operasi tersebut memberi ruang terhadap front militer di AS untuk melakukan aksi  melawan terorisme. Di dalam waktu beberapa minggu, pasukan AS mampu menjatuh kan Taliban yang pada masanya sedang berkuasa sejak tahun 1996 itu.

Selain mengerahkan serangan melalui jalur udara, kubu dari Washington DC yang juga memberikan dukungan pada aliansi utara Afghanistan untuk  melawan Taliban. Dukungan yang di berikan seperti tim paramiliter dari CIA dan pasukan khusus. Pada November 2001, sebanyak 1.000 tentara dari AS beroperasi di Afghanistan dan memberikan tambahan pasukan menjadi 10.000 di tahun berikut nya.

2.Perang yang Terlupakan

Perhatian dari Amerika yang teralih kan dari Afghanistan, saat pasukan Amerika memberika serangan ke Irak pada tahun 2003 yang bertujuan agar rezim Saddam Hussein di jatuhkan. Yang di mana di fitnah menyimpan senjata pemusnah massal. Setelah itu Taliban bersama dengan pasukan islam yang lain nya, melakukanp pertemuan kembali di benteng yang berlokasi di Afghanistan Selatan dan Timur.

Karena saat mereka berada di sana, mereka dengan mudah dapat melakukan perjalanan antar pangkalan dan melancar kan aksi pemberontakan nya. Pada tahun 2008, komando Amerika di Afghanistan yang meminta agar pasukannya di tambahkan. Bush tidak segan – segan menyetujui penambahan pasukan tersebut, tambahan prajurit itu sejumlah 48.500 yang diterjunkan.

3.Titik Tertinggi 100.000 Pasukan

Pada tahun 2009, yang di mana masa kepemimpinan AS di pimpin oleh presiden Barack Obama yang berjanji akan mengakhiri perang yang berada di Irak dan juga Afghanistan. Tetapi sangkaan nya  malah memberikan tambahan pasukan AS yaitu sekitar 68.000 yang di kerah kan.

Pada bulan Desember 2009, Barack Obama mengirim kan lagi tambahan pasukan nya yaitu sekitar 30.000 prajurit. Obama yang mengatakan tentang tujuan nya untuk menghalangi pemberontaan Taliban yang sedang berada pada situasi memanas, sehingga memperkuat institusi di Afghanistan. Tidak hanya itu pada tahun 2010, lebih dari 150.000 tentara asing yang diterjun kan di Afghanistan. Dari tota tersebut, sejumlah 100.000 nya adalah orang Amerika.

4.Meninggal nya bin Laden

Pada tanggal 2 mei 2011 Osama bin Laden yang mati di dalam operasi khusus pasukan AS tepat nya di Pakistan.

TRAGEDI BOM YANG TERJADI DI HOTEL SOMALIA, MENELAN KORBAN JIWA

Tragedi serangan senjata dan bom yang dilaporkan dari kelompok Al – Shabaab tepat nya berlokasi di hotel yang dekat pantai Lido di Mogadishu, Somalia menelan korban jiwa sebanyak 11 orang. Yang di mana termasuk 10 warga sipil dan satu nya lagi adalah petugas dari kepolisian pada hari Minggu (16/8/2020) waktu setempat.

Juru bicara kementrian informasi Ismael mukhtaar omar yang menuturkan bahwa membutuhkan waktu selama empat jam untuk pasukan keamanan untuk mengendalikan hotel sesudah lima penyerang yang mengepung nya pada hari minggu malam.

Tetapi, omar yang tidak menjelaskan dengan detail tentang bagaimana pasukan keamanan Somalia yang dapat mengakhiri nya pengepungan di dalam hotel itu dan membunuh para penyerang nya, yang di satu sisi juga mereka melakukan aksi penyanderaan. Sebelum nya, saat pengepungan itu sedang berlangsung, pihak keamanan yang menuturkan kepada AFP yang secara tidak diketahui, merupakan salah satu dari penyerang nya yang tewas di dalam ledakan bom mobil yang dipicu dari serangan itu dan dua yang lain nya tewas di dalam aksi tembak menembak.

Petugas ambulans yang berada di tempat kejadian memberikan kesaksian, bahwa sedikit nya 28 orang mengalami luka – luka. Selain itu ada saksi mata yang berbicara bahwa serangan itu yang di awali dari ledakan besar dan orang – orang berlari an dari tempat itu, sebab suara dari tembakan yang terdengar dari hotel yang sering di datangi oleh para pejabat pemerintah.

“Ledakan itu sangat besar dan saya bisa melihat asap di daerah itu. Ada kekacauan dan orang-orang mengungsi dari gedung-gedung di dekatnya,” kata Ali Sayid Adan, selaku saksi. (sumber dari cnnindonesia.com). Selain saksi ali sayid yang memberikan informasi itu, rekan nya juga mengatakan bahwa korban yang tewas itu termasuk pejabat pemerintah abdirasak abdi, yang bekerja di kementerian informasi.

Al – shabaab menuturkan bahwa mereka akan bertanggung jawab atas tragedi penyerangan itu, lewat pernyatan yang di terjemahkan oleh SITE Intelligence Group. Pernyataan itu yang mengklaim bahwa para pelaku yang mengambil kemudi atas hotel di dalam operasi pencarian martir.

Pada tahun 1991, pernah terjadi kekacauan di Somalia sesudah penggulingan rezim militer di masa presiden Siad Barre, yang mengakibatkan perang suku yang terjadi selama bertahun – tahun, tak hanya itu kebangkitan Al – shabaab yang sempat menguasai sebagian besar negara dan mogaishu.

Al –shabaab yang di usir dari ibu kota pada tahun 2011 silam, tetapi militant nya yang terus adu perang melawan pemerintah, dengan melakukan serangan yang terus menerus.

Pada minggu yang lalu, empat pejuang shabaab yang di tahan di penjara pusat Mogadishu tewas di dalam adu tembak yang sangat sengit dengan pasukan keamanan sesudah mereka mendapatkan  senjata yang berada di dalam fasilitas, yang tidak tahu bagaimana bisa mendapat kan nya.

Kelompok yang sudah menandai hotel itu beberapa kali selama bertahun – tahun termasuk pada bulan februari tahun 2019, saat menelan korban jiwa sedikit nya 20 orang di dalam sebuah bom mobil dan serangan senjata di sebuah hotel di mogadishi yang berlangsung sekitar hampir 24 jam.

Pada sebulan sebelum nya, al – shabaab yang menelan korban jiwa sebanyak 21 orang di dalam pengepungan di hotel kelas atas di ibukota Kenya.